Clicknet Internet Access & Online Games

31 Agustus 2008

Speedy Super Dupper Down

Diarsipkan di bawah: Berita, koneksi speedy — Tag: — clicknet2008 @ 2:31 am

Padang 31/08/2008

Speedy Putus dari jam 1.xx pagi.. Seperti yang saya duga dan saya sudah ingatkan sebelumnya bahwa speedy alami gangguan , tapi masih ngotot .. akhirnya putus / down.

speedy memang hebat mencari alasan , akhirnya mengakui dirinya goblok…

29 Agustus 2008

Selama Tarwih, Tak Padam

Diarsipkan di bawah: Berita — clicknet2008 @ 12:16 am

Jumat, 29 Agustus 2008

Selama Tarwih, Tak Padam
PLN Siapkan Empat Skenario

Padang, Padek– Janji PLN untuk tidak melakukan pemadaman bergilir selama bulan puasa sepertinya tidak akan terealisasi. Sebab, pihak PLN akan tetap melakukan pemadaman secara bergilir. Kendati begitu,  PLN akan memakai empat skenario (tahapan) agar saat berbuka, shalat tarawih, sahur dan shalat subuh tidak dilakukan pemadaman listrik.

“Selama bulan puasa dan Idul Fitri, pemadaman tetap akan dilakukan. Namun pihak PLN menyanggupi empat tahapan dalam pemadaman listrik dilakukan agar tidak menganggu ibadah selama bulan puasa,” terang Asisten II Setprov Sumbar, Surya Dharma Sabirin kepada wartawan usai rapat kesiapan menyambut puasa dan lebaran di Gubernuran, Kamis (28/8).

Empat skenario yang disiapkan PT PLN dan telah disanggupi tersebut, yakni tahap pertama pada pukul 05.30 WIB hingga 18.00 WIB (saat akan berbuka), di seperempat  bagian wilayah Sumbar listrik dipadamkan secara bergantian.

Tahap dua, dari pukul 18.00 WIB hingga 22.00 WIB, listrik hidup di semua wilayah Sumbar, karena saat ini merupakan saat berbuka dan shalat tarawih. Kemudian tahap tiga, dari pukul 22.00 WIB hingga 02.30 WIB, pemadaman listrik dilakukan di sepertiga wilayah Sumbar dan tahap empat dari pukul 02.30 WIB hingga 05.30 WIB, listrik kembali menyala di semua wilayah Sumbar, karena pada jam tersebut, saat sahur dan menunaikan shalat Subuh.

Dijelaskan Surya Darma, untuk memenuhi pasokan listrik di Sumbar pada malam hari, karena mendapat sumbangan daya yang terinterkoneksi dari Sumatera Selatan sebanyak 173 MW. Sedangkan pada siang hari, dimatikan agar pasokan air cukup untuk menghidupkan listrik saat sahur dan berbuka.

“Kita berharap, posisi air di tiga PLTA yang ada cukup dan stabil untuk memenuhi kebutuhan energi listrik. Karena saat ini, pasokan air tiga PLTA di Sumbar tidak mencukupi,” tambah Surya Dharma.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi mengimbau masyarakat untuk melakukan penghematan energi listrik.  Dengan cara mematikan alat alat elektronik dan lampu untuk yang tidak perlu. Begitu juga dengan lampu taman dan sebagian lampu jalan dipadamkan saja. (afrianingsih putri)

28 Agustus 2008

Pemadaman Bergilir Belum Teratasi

Diarsipkan di bawah: Berita — Tag: — clicknet2008 @ 8:43 pm

Pemadaman Bergilir Belum Teratasi

Jumat, 29 Agustus 2008

Padang, Singgalang
Perusahaan Listrik Negara (PLN) wilayah Sumbar mengakui belum mampu mengatasi pemdaman bergilir, termasuk dalam bulan Ramadan mendatang. PLN pun mengaku, pihaknya banyak mendapat kritikan dari konsumen. Pemadaman bergilir sudah berlangsung sejak Mei lalu dan masih akan berlanjut pada masa mendatang, hingga perbaikan pembangkit dapat menyediakan energi listrik yang dibutuhkan. Untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat atas pemadaman bergilir, jajaran PLN Sumbar mengunjungi Harian Singgalang, Kamis (28/8), diterima Wakil Pemimpin Umum, H. Darlis Syofyan, Pemimpin Redaksi, Khairul Jasmi dan sejumlah redaktur.

Sebelum berkunjung ke Singgalang, rombongan PLN Sumbar yang terdiri dari GM PLN WIlayah Sumbar Hudiono, GM Pusat Pengatur dan Penyalur Beban (P3B) Sumatra, Zainal Sihete, Meneger Teknik PLN Sumbar Abdul Haris Oemar, Deputi Meneger Hukum dan Humas PLN Sumbar Asril Kalis serta Meneger Komunikasi dan Hukum P3B Sumatra Edi Isral juga bertemu dengan Gubernur Sumbar, menyampaikan masih diberlakukannya pemadaman bergilir selama bulan Ramadhan mendatang.

Berbagai upaya telah kita lakukan untuk mengantisipasi pemadaman listrik selama bulan Ramadan, tapi dengan kondisi pembangkit yang masih dalam perawatan masih dapat diatasi. Tapi dalam beberapa bulan ke depan kami terus mengebut masa pengerjaan dalam perawatan pembangkit listrik,” jelasnya.

Selain itu, pasokan energi listrik ke palanggan di Sumbar dipengaruhi perbaikan PLTA, kondisi debit air danau yang kian krisis di waduk pembangkit.

Dijelaskan, untuk mengatasi defisit litrik hanya bisa dilakukan pengurangan jatah pemadaman yang berdasarkan ketersediaan. Bahkan dalam beberapa pekan terakhir Sumbar mendapat tambahan pasokan energi listrik dari Sumatra Selatan mencapai 230 Mw.

Bila kita paksakan memenuhi kebutuhan listrik dari Selatan akan dapat mempengaruhi tegangan atau trasnmisi interkoneksi Sumatra. Sebab daya beban listrik tidak dapat dipaksakan sesuai kebutuhan pelanggan di Sumbar, mengingat sambungan transmisi memiliki ambang batas maksimal dalam mengalirkan listrik bertegangan tinggi ini,” jelasnya.

Namun langkah untuk mengurangi frekwensi atau durasi pemadaman diupayakan memaksimalkan operasi secara penuh sesuai beban kapasitas PLTA Maninjau, Batang Agam dan Koto Panjang pada saat beban puncak. Di luar beban puncak pembangkit energi hydro ini akan dihentikan secara total untuk menyimpan persediaan air di waduk pembangkitan.

Sebelumnya telah memberitakan, perbaikan terowongan induk PLTA Singkarak telah berujung dengan pemadaman listrik secara bergilir. Pemadaman listrik mencapai durasi tiga kali sehari dengan pembagian waktu masing-masing dua atau tiga jam pemadaman.

Dengan kondisi yang ada saat ini, PLN sulit mmenghidari pemadaman bergilir. Masalah itu meliputi pengaruh persediaan energi pembangkit, baik dari persediaan air pada waduk maupun ketersediaan batubara secara jangka panjang dan perawatan rutin pembangkit.

Sementara untuk mengurangi pemadaman secara bergilir saat bulan puasa, PLN akan melakukan pemacingan curah hujan bagi daerah yang diperkirakan memiliki potensi hujan lebat. Memancing curah hujan itu dilakukan dalam bentuk modifikasi cuaca di sekitar pembangkit listrik yang menggunakan sumber energi air.

Hudiono menyebutkan, krisis listrik yang terjadi di Sumbar dipengaruhi persediaan air waduk PLTA yang terus menipis. Kemudian dipengaruhi pula kemampuan serapan air di hulu waduk atau danau yang disebabkan faktor lingkungan.

Sedangkan GM Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (P3B) PLN Sumatra Zainal Sihete selaku pihak yang mengatur regulasi listrik untuk seluruh Wilayah PLN di Sumatra menyebutkan, pemadaman yang beruntun dilakukan beberapa bulan terkahir merupakan pemerikasaan pembangkitan atau chek inspection pada sejumlah PLTA. Hal serupa dilakukan pula pembangkit non hydro di luar musim hujan.

Pada saat PLTA tidak beroperasi, PLTU dan PLTG dioptimalkan beroperasi sesuai kapasitas produksi energ pembangkitan,” kata Zainal. o303

25 Agustus 2008

Speedy makin Menggila…….?

Diarsipkan di bawah: Berita, koneksi speedy — Tag: — clicknet2008 @ 9:44 am

bagai mana dengan speedy anda ? segila inikah ?

ping gede koneksi apakah gede juga ???????

ternyata tidak juga…. 147……???? cek modem, reset modem , lihat kebel ?,,,, wah bunyi kresek2,,, telpon anda rusak…. eh kok warnet lain juga ????, cuman warnet anda yang lapor????

speedy sakit hati dech gue…..

Apa bagusnya speedy kalau siang ????

Diarsipkan di bawah: Berita, koneksi speedy — Tag: — clicknet2008 @ 9:34 am
koneksi speedy 25/08/2008

koneksi speedy 25/08/2008

Speedy makin jelek kalau siang hari … berlanjut ke malam hari.. entah kenapa ?,

kali banyak yang download ?

atau emang speedy nya mulai jeblok…………..

22 Agustus 2008

Bakteri di Keyboard Sama Dengan Yang Ada di WC

Diarsipkan di bawah: Berita — clicknet2008 @ 6:00 am
Bakteri di Keyboard Sama Dengan Yang Ada di WC

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh seorang editor majalah komputer, Sarah Kidner menemukan bahwa terdapat banyak bakteri yang tertinggal di komputer, terutama keyboard apabila anda tidak rajin membersihkan komputer.

Bakteri ini sendiri ada karena kebiasaan kita yang mungkin sering tidak mencuci tangan, bahkan bakteri ini jumlahnya hampir sama dengan bakteri yang ada di WC atau toilet.

Seorang peneliti mikrobiologis, Bennote Lazuarh melakukan penelitian terhadap 33 keyboard, tempat duduk toilet dan pegangan toilet, dan ternyata bahkan di keyboard pun terdapat bakteria yang hampir sama yang ada di toilet yang memungkinkan anda terjangkit penyakit yang cukup serius.

Ditemukan dalam 4 buah keyboard, sangat berpotensi untuk menyebarkan penyakit dan satu diantaranya bahkan jauh lebih kotor dan berbahaya dibandingkan dengan bakteri yang ditemukan di tempat duduk toilet.

20 Agustus 2008

Bulan Puasa Listrik Masih Padam !!!! DAMN!!! PLN DAMN!!

Diarsipkan di bawah: Berita — Tag: — clicknet2008 @ 7:39 pm

Bulan Puasa Listrik Masih Padam

Rabu, 20 Agustus 2008

Padang, Singgalang
Pemadaman listrik bergilir di Sumbar dipastikan berlanjut pada bulan Ramadan. PLN mengaku, hingga akhir September sebagian besar kebutuhan energi listrik Sumbar masih dipasok dari Sumatra Selatan, melalui transmisi interkoneksi Sumatra. Namun skenario pemadaman listrik secara bergilir ini, PLN belum bisa menentukan jumlah waktu atau durasi pemadaman. Untuk menghidari pemadaman bergilir sulit, seiring masih bermasalahnya pembangkit-pembangkit besar di Sumbar. Masalah itu meliputi pengaruh persediaan energi pembangkit, baik dari persediaan air pada waduk maupun ketersediaan batubara untuk jangka panjang dan perawatan rutin pembangkit.

Untuk mengurangi pemadaman bergilir saat bulan puasa, PLN akan melakukan pemancingan curah hujan bagi daerah yang diperkirakan memiliki potensi hujan lebat. Memancing curah hujan itu dilakukan dalam bentuk modifikasi cuaca di sekitar pembangkit listrik yang menggunakan sumber energi air.

Selain memancing meningkatnya curah hujan di sekitar waduk PLTA, PLN berupaya pula memaksimalkan operasi pembangkit yang ada. Kemampuan memproduksi arus yang terbatas juga menjadi kendala, seperti akan dioperasikannya PLTG Pauh Limo berkapsitas 17 Megawatt (Mw)

Manager Operasi PLN Penyalur dan Pusat Pengatur Beban (P3B) Sumatra, Sudibyo, Selasa (19/8) menyebutkan, krisis listrik yang terjadi di Sumbar dipengaruhi persediaan air waduk PLTA yang terus menipis seiring perubahan cuaca kian tak menentu. Kemudian dipengaruhi pula kemampuan serapan air di hulu waduk atau danau yang disebabkan faktor lingkungan.

Semua pembangkit listrik yang berada di Sumbar belum bisa memenuhi kebutuhan listrik, sesuai beban maksimum di masing-masing pembangkit. Bila dipaksakan beroperasi seluruh turbin PLTA sesuai beban maksimum, bisa saja waduk atau danau dihadapkan dengan kekeringan,” jelas Sudibyo yang dihubungi via telepon.

Sudibyo hingga tadi malam masih berada di Palembang untuk merumuskan pengurangan skenario pemadaman dengan sektor pembangkitan Sumbagsel.

Krisis
Sebelumnya pihak PLN menyebutkan, hingga pertengahan tahun depan (2009) Sumbar masih dihadapkan dengan krisis energi listrik. Pada saat ini saja sedikitnya 42 dari 110 pembangkit listrik yang tersambung dalam sistem interkoneksi Sumatra dalam taahap perawatan berkala.

Diperkirakan hingga akhir Maret 2009 berbagai daerah di Sumatra dihadapkan pada pergantian musim kering dan hujan. Pada itu pula chek inspection pada sejumlah PLTA. Hal serupa dilakukan pula pembangkit non hydro di luar musim hujan.

Pada saat PLTA tidak beroperasi, PLTU dan PLTG dioptimalkan sesuai kapasitas produksi energi pembangkitan,” kata Sudibyo.

Pada variasi musim ini, kata Sudibyo, PLN berusaha melakukan upaya pengurangan skenario pemadaman listrik secara bergilir. Caranya dilakukan perawatan secara bertahap pada masing-masing unit pembangkitan.

Selain gangguan pembangkitan, PLN dihadapkan pula pada kondisi debit air di waduk seluruh PLTA di Sumatra yang kurang bahkan kritis. Dengan kurangnya debit air dari hulu ke waduk PLTA dapat dipastikan akan berpengaruh pada cadangan air di waduk pembangkitan. Untuk menjaga kelansungan pasokan energi listrik ke pelanggan, dilakukan efesisensi penggunaan debit air danau untuk mengoperasikan turbin pembangkitan.

Gangguan pembangkit listrik tidak dapat pula dihindari di PLTU Ombilin yang dihadapkan pada masalah kualitas bata bara sebagai bahan bakar pokok dan mampu beroperasi satu unit pembangkitan. Kualitas batu bara tidak sesuai dengan spefikasi kebutuhan operasional pembangkitan, sesuatu yang sepertinya ditutup-tutupi sejak lama.

Dari sisi daya, katanya, pembangkit listrik di Sumbar dan Riau mencukupi. Namun PLN dihadang beragam masalah yang harus diatasi demi menjaga stabilitas pasokan energi listrik tersebut.

Hal itu dapat dilihat dari kapasitas produksi PLTA Singkarak mencapai 175 MW, tapi tidak bisa mencapai beban maksimal. Keterbatasan itu dipengaruhi keterbatasan debit air Singkarak. Masalah serupa juga terjadi pada PLTA Koto Panjang, Maninjau dan sejumlah PLTA lainnya.

Pada saat beban puncak (18.00-23.00 WIB) PLTA Singkarak hanya mampu memasok kebutuhan energi listrik ke pelanggan tak lebih 50 MW. Begitu pula PLTU Ombilin unit satu hanya mampu memasok listrik 50 MW dengan kapasitas pembangkitan 100 MW,” ulasnya.

Secara keseluruhan pembangkit listrik di Sumbar saat ini hanya mampu memenuhi kebutuhan sekitar 200 MW pada waktu beban puncak. Sementara kebutuhan energi listrik pada beban puncak di Sumbar plus Riau mencapai 700 MW. Itu artinya, tekor 500 MW

Untuk memenuhi kebutuhan listrik di daerah ini, Sumbar mendapat pasokan listrik melalui transmisi interkoneksi Sumatra. Listrik dipasok dari Sumatra Selatan yang masih dalam kondisi surplus energi.

Bila tidak mendapatkan pasokan listrik dari Selatan, tidak tertutup kemungkinan sebagian Sumbar dan Riau akan gelap gulita. Dengan demikian sistem interkoneksi ini sangat menguntungkan bagi daerah yang dihadapkan dalam kondisi defisit energi,” ujarnya.

Sebelum 2004, Sumbar diasumsikan sebagai daerah lumbung energi listrik seiring banyak jumlah pembangkitan berkasipatas besar. Namun asumsi itu meleset yang dipengeruhi berkurangnya debit waduk atau danau (elevasi) sumber energi pembangkitan. Kemudian pasokan batu bara yang sangat terbatas di PLTU Ombilin juga menjadi masalah seiring tidak jelasnya harga solar untuk mengoperasikan PLTD.

Sementara kondisi pembangkitan di Selatan menggunakan sumber energi gas terus bertambah. Sebab pembangunan PLTG membutuhkan investasi lebih murah dibandingkan PLTA dan PLTU. Hal itu didukung pula sumber energi gas yang berlimpah.

Untuk memenuhi kebutuhan daerah-daerah yang masih dihadapkan krisis energi listrik, PLN membangun transmisi sistem interkoneksi Sumatra. Hal ini dapat menjawab masalah krisis listrik yang terjadi di berbagai daerah di Sumatra,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, terjadinya ganngguan listrik di Selatan dipastikan Sumbar mendapat jatah pemadaman secara besar-besaran. Hal itu disebabkan sebagian besar kebutuhan energi listrik di Sumbar dipasok dari Selatan melalui sistem interkoneksi Sumatra.

14 Agustus 2008

On Air Online: Game Casual Terbaru Indonesia

Diarsipkan di bawah: Games Baru — Tag: — clicknet2008 @ 12:25 pm
On Air Online: Game Casual Terbaru Indonesia
Setelah merilis YulGang Online, Tampaknya PT. Kreon akan kembali menggebrak dengan game terbarunya On Air Online (OAO). Game ini bertema  casual dance game yang dikembangkan oleh GNP Entertainment, yang mirip dengan game Audition Ayodance dan Idol Street.

Dalam permainan game ini, Player harus menekan anak panah secara beurutan sekaligus, dalam game ini pemain akan menekan tombol anak panah satu per satu ditambah twist.

Kelebihan yang ditawarkan On Air Online adalah sisi koreografi dan avatar yang “real”, dimana gerakan-gerakan dalam game ini akan terlihat realistis namun tetap memukau.

Selain itu dalam On Air Online juga terdapat beberapa game modes untuk variasi permainan sehingga pemain tidak cepat bosan, kemudian ada juga fitur pet yang lucu dan unik.

Image

On Air Online akan menjadi salah satu dari dua atau tiga game online PT. KREON yang akan dirilis tahun ini setelah Yulgang Online.  (Sumber: Game QQ)

12 Agustus 2008

Komentar2 Urang awak jo PLN !!!

Diarsipkan di bawah: Berita — Tag:, — clicknet2008 @ 8:00 am
Pln sumbar,kalera!!

Ondeh.. kini mati lampu di padang mantuak makan ubek 3 kali sahari.ambo heran,apo akar permasalahan PLN ko sabananyo.tigo atau ampek tahun lalu alasannyo aia danau maninjau suruik.lalu ambo komplen d surek pembaca media lokal dan nasional.baru di terapkan interkoneksi se-sumatera.kini,alasan PLN mamadamkan lampu katonyo perawatan PLTA MANINJAU.Tp kok hampir seluruh Indonesia mengalami krisis listrik? Apo se karajo urang PLN ko? Mangeak se yg pandai ka pemerintah? Ambo yo sabana ampun caliak parangai rang PLN ko.. Cubolah sakali2 sanak jalan2 ka kantua PLN d dakek wisma indah ulak karang,padang.bnyk tapasang antena parabol tv satelit d ateh gedungnyo.klu ndak salah ado 3 anten parabola ASTRO.mungkin nonton ka nonton sajo karajo pejabat PLN d SUMBAR. Ndak tantu dek pejabat tu penderitaan masyarakat gara2 “byar-pet” banyak rmh yg tabaka dek kosleting di pdg.alun lai galeh urang yg tagantuang jo PLN.bara rugi urang tu dek ndak bs berproduksi. Ba’a manuruik sanak? Apo yg rancak awak lakukan supaya krisis listrik d indo segera berakhir? Apo harus di bangun PLTN atau listrik di swastanisasi? Tlg agiah pendapat dunsanak yo.. Sia tau ado di baco dek urg PLN dan wartawan media lokal di padang.

====================================================

ndak di sumbar see… di pakanbaru macam tuh juo…

iyo bana kambut jo kalereng mah PLN koh…

itu karena pln memonopoli suplay listrik… jadi ga saingan makanya kadang berulah… alasannya banyak sekali… kalau pln yang salah ya pasti ada jawabnnya tapi coba kalau masyarakat yang bersalah lgs maen gertak maen putus aja…

kadang masyarakat ga bisa berbuat apa2 karena memang butuh ama pln..

namanya lagi dibutuhkan pasti banyak ulahnya,, memang udah saat nya cari energi listrik alternatif dan tentunya harus di libatkan pihak swasta…

tapi kalau masih pemerintah juga yang ikut percuma… kurang yakin akan tambah baek…

====================================================

^
batua da no2er..

wk bukan sok tau..tapi wk dulu dek karajo di bidang iko makonyo tau kondisi.
pln itu sabananyo penyalur listrik ka rumah2 penduduk..
kalau masalah pembangkit indak ado campur tangan pln do..
masalah pembangkit disarahan ka anak prusahaan pln (kalau di jawa ado indonesia power dan pjb II)masalahnyo karano harago minyak naiak tantu pembangkit nan berbahan bakar minyak tantu harus mangurangi kapasitasnyo dek pemerintah ndk bisa mambiayai lai..
makonyo tingga lah yang batubara se nan operasi lai..
naah,karano ndk pernah isitirahat untuak maintanance rusak lah nan iko..

kalau lah mode iko tuh pln nan cilako..
dan akibatnyo ndk ado pilihan lain untuak manggilir lampu se lai..
nan rakyat tau listrik ko urusan pln se nyo..jadilah pln nan salah..
ndeeh ibo wk pln..

====================================================

alasan nyo murni bisnis.

banyak batubara yg di kirimkan ke pln dijual kembali oleh urang dalam PLN. sehingga stock berkurang atau stock batubara yg bagus dijual dan diganti oleh batubara kadar rendah untuk di supply ke mesin pengolah.

semuanya kerjaan oknum yah.
ingat sodara2..

oknum..

oknum yg berjamaah sodara sodaraa

====================================================

PLN tu memang dari dulu kalera
hargo inyo naikan kalamak jo paruiknyo se
kok mamatian listrik kalamak nyo juo
ndak tau peralatan elektronik urang rusak jo bisnis yg macet dek inyo
aa bonus pegawainyo gadang taruih tiok tahun, apolagi pejabat2nyo yg diatehtu

====================================================

thx kpd dunsanak sadoalah he atas respon dr thread ambo ko.. ambo ndak habis pikir, ka di baok kama Indonesia ko.. jujur, ambo ndak pacayo jo pemerintahan kini, bukan berarti ndak pacayo secara keseluruhannyo.. org2 yg punya kepentingan di balik ini semua lah yg bikin ambo kecewa. sudah terlalu banyak masyarakat di korbankan oleh ulah oknum2 yg tdk bertanggung jawab tsb. alun lai kini bnyk media massa seolah bungkam dek kebohongan public tsb krn lah di sumbek muluiknyo jo kepeang dek oknum2 tsb. ambo pikia batua juo kecek salah satu rang DPR RI ke almarhum sophan sophian, Indonesia ini seperti kapal titanic. jadi berlomba2lah memperkaya diri. (yg ambo dukuang katonyo yg cok kapal titanic, tp klu korupsi.. NO WAY…..). Bagaimana Indonesia akan di lirik oleh investor dari LN, kepastian pasokan listrik aja gak pasti.. masa pemerintah menghimbau agar pelaku industri memaksimalkan kapasitas produksinya pada hari sabtu dan minggu agar beban puncak listrik tdk terganggu. Yang ambo galak-an.. sia yg ka mambaia overtime karyawan yg masuk hari sabtu dan minggu? indak mungkin pelaku usaha mau terbebani lagi dgn biaya overtime ini. Saran ambo.. marilah kito basamo2 mangadu ka batang RIMBANG…….

====================================================

Yo bana Pantek PLN mah, Lah 3 Buah Ambo Ganti Hardisk gara2 Acok Mati Taruih, Kok Lai Taratur Matinyo Kan Jaleh Lo, Ko Indak seharusnyo Mati jam 3 Dimatian Nyo Jam 2, Haaa Yoooo Kalera KEPALA PLN mah, Bialah Den Nan Jadi Kapalo Nyo Lai den Baka Bana PLN tu Bia samo2 Ndak doh Lampu.huahuahauhauhau…… Bangkik Setan Den

====================================================

pokoknyo..
apapun alasannya…
PLN nya pantek…!!!!

lah 3 kanai power suply den …

====================================================

tulah rang awak ko, basilengah nan banyak, seharusnyo pln bisa dituntuik karano awak (masyakat) adolah konsumen nan dirugikan, harus nyo dituruik pln basamo2 apo bana nan jadi masalahnyo, jadi jaleh duduak permasalahannyo, masak harus mati taruih listrik dak bakatantuan, padahal sumbar tempat memproduksi listrik bahkan diexport ka riau, untuak apo dijua kalua (riau) samantaro untuak sumbar sendiri pln dak bisa memenuhi kebutuhan masyarakatnyo…. apokah harus demo dulu masyarakat, harus anarkis dulu masyarakat ka pln ato pemerintah barunyo sadar? apokah harus mode tu…….?

====================================================

6 Agustus 2008

Pln PADANG Tidak adil !!!

Diarsipkan di bawah: Berita — Tag:, , , , , — clicknet2008 @ 8:42 pm

Pemadaman Listrik Bergilir yang di gelar Perusahaan Negara dinilai sangat merugikan, apalagi PEMADAMAN dilakukan di daerah yang sangat2 membutuhkan aliran listrik. Seringnya pemadaman yang dilakukan PT PLN sangat2 memicu emosi Warga, adanya ketidakadilan antara lain :

1. Penipuan oleh pimpinan pln dengan BERJANJI !

Padang, Padek– Masuknya Unit 2 PLTU Ombilin dengan pasokan sekitar 80 Mega Watt (MW) ke dalam sistem interkoneksi kelistrikan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dan Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng), hanya mampu mengurangi defisit listrik. Pasalnya pemadaman bergilir tetap akan terjadi, karena sejumlah pembangkit listrik lainnya akan memasuki masa pemeliharaan.

Kondisi ini tentu saja tidak sesuai dengan janji Dirut PT PLN Fahmi Mochtar kepada Wakil Ketua DPD RI Irman Gusman beberapa waktu lalu. Ketika itu, Fahmi melalui Irman menyatakan pada Agustus, pemadaman listrik di Sumbar akan berakhir.

2. Pemadaman yang tidak masuk akal.

Pemadaman yang seharusnya jam 7.00 dan berakhir pukul 10.00 wib, dilakukan pada pukul 9.30 wib, hanya untuk mengejutkan warga… kemudian jam 10.00 wib di hidupkan kembali. Ini membuat listrik sebagai bahan mainan. Kemungkinan besar pimpinan PLN suka bermain2 dengan LISTRIK

3. Pemadaman Listrik yang tidak adil.

Pemadaman listrik yang dijadwalkan oleh PLN telah sangat membuat kecemburuan sosial…. Ada daerah2 yang listriknya tidak di padamkan padahal masuk kedalam grup padam.

contohnya : tanggal 16 agustus 2008 pada grup C : Kampung nias dan Hos Cokroaminoto

di kampung nias dan sekitar terjadi pemadaman jam 14.00-16.00 dan pada pukul 20.30 – 23.00 sedangkan di Hos Cokroaminoto dan sekitar tidak terjadi pemadaman sama sekali !!!!

semoga PLN mau memperbaiki dirinya… jangan seperti perusahaan PLN (Perusahaan Listrik Nak-anak) yang suka bohong, berbuat tidak adil, ngobral janji2.

Tulisan yang Lebih Tua »

Blog pada WordPress.com.