RSS

Selama Tarwih, Tak Padam

29 Agu

Jumat, 29 Agustus 2008

Selama Tarwih, Tak Padam
PLN Siapkan Empat Skenario

Padang, Padek— Janji PLN untuk tidak melakukan pemadaman bergilir selama bulan puasa sepertinya tidak akan terealisasi. Sebab, pihak PLN akan tetap melakukan pemadaman secara bergilir. Kendati begitu,  PLN akan memakai empat skenario (tahapan) agar saat berbuka, shalat tarawih, sahur dan shalat subuh tidak dilakukan pemadaman listrik.

“Selama bulan puasa dan Idul Fitri, pemadaman tetap akan dilakukan. Namun pihak PLN menyanggupi empat tahapan dalam pemadaman listrik dilakukan agar tidak menganggu ibadah selama bulan puasa,” terang Asisten II Setprov Sumbar, Surya Dharma Sabirin kepada wartawan usai rapat kesiapan menyambut puasa dan lebaran di Gubernuran, Kamis (28/8).

Empat skenario yang disiapkan PT PLN dan telah disanggupi tersebut, yakni tahap pertama pada pukul 05.30 WIB hingga 18.00 WIB (saat akan berbuka), di seperempat  bagian wilayah Sumbar listrik dipadamkan secara bergantian.

Tahap dua, dari pukul 18.00 WIB hingga 22.00 WIB, listrik hidup di semua wilayah Sumbar, karena saat ini merupakan saat berbuka dan shalat tarawih. Kemudian tahap tiga, dari pukul 22.00 WIB hingga 02.30 WIB, pemadaman listrik dilakukan di sepertiga wilayah Sumbar dan tahap empat dari pukul 02.30 WIB hingga 05.30 WIB, listrik kembali menyala di semua wilayah Sumbar, karena pada jam tersebut, saat sahur dan menunaikan shalat Subuh.

Dijelaskan Surya Darma, untuk memenuhi pasokan listrik di Sumbar pada malam hari, karena mendapat sumbangan daya yang terinterkoneksi dari Sumatera Selatan sebanyak 173 MW. Sedangkan pada siang hari, dimatikan agar pasokan air cukup untuk menghidupkan listrik saat sahur dan berbuka.

“Kita berharap, posisi air di tiga PLTA yang ada cukup dan stabil untuk memenuhi kebutuhan energi listrik. Karena saat ini, pasokan air tiga PLTA di Sumbar tidak mencukupi,” tambah Surya Dharma.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi mengimbau masyarakat untuk melakukan penghematan energi listrik.  Dengan cara mematikan alat alat elektronik dan lampu untuk yang tidak perlu. Begitu juga dengan lampu taman dan sebagian lampu jalan dipadamkan saja. (afrianingsih putri)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 29 Agustus 2008 in Berita

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: